Tiga Puisi Paskah

Originally posted on Girls. Spreading the Word. Light up the World.:

Paskah baru saja lewat, tapi saya pikir tak ada salahnya membagikan puisi-puisi Paskah di bawah ini, yang saya dapatkan via e-mail melalui dua orang teman.

Selamat menikmati, dan selamat Paskah! Tuhan Yesus memberkati.

Balada Penyaliban
(WS Rendra)

Yesus berjalan ke Golgota
disandangnya salib kayu
bagai domba kapas putih.

Tiada mawar-mawar di jalanan
tiada daun-daun palma
domba putih menyeret azab dan dera
merunduk oleh tugas teramat dicinta
dan ditanam atas maunya.

Mentari meleleh
segala menetes dari luka
dan leluhur kita Ibrahim
berlutut, dua tangan pada Bapa:

- Bapa kami di sorga
telah terbantai domba palling putih
atas altar paling agung.

Bapa kami di sorga
Berilah kami bianglala!
Ia melangkah ke Golgota
jantung berwarna paling agung
mengunyah dosa demi dosa
dikunyahnya dan betapa getirnya.

Tiada jubah terbentang di jalanan
bunda menangis dengan rambut pada debu
dan menangis pula segala perempuan kota.

- Perempuan!
mengapa kautangisi diriku
dan tiada kautangisi dirimu?
Air mawar…

View original 462 more words